Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Astaga, Inilah Zat Berbahaya Dalam Rokok

Inilah Zat Berbahaya Dalam Rokok


Dilansir dari berbagai sumber, ternyata terdapat banyak sekali kandungan zat-zat dan senyawa yang sangat berbahaya pada asap rokok. Bahkan jika diteliti lebih lanjut, kandungan senyawa-senyawa tersebut dapat saja membunuh manusia seketika.

Hal ini perlu diketahui oleh banyak masyarakat khususnya para penikmat asap berbahan tembakau ini. Bahwa bisa saja karena hobby buruk ini menjadi sebab utama kematian mereka.

Zat-zat beracun yang terdapat dalam rokok antara lain adalah sebagai berikut :

  • Karbon monoksida (CO).
    Gbr. Ambang Batas dan Pengaruh nya Pada Manusia 
    Gas CO adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Gas CO yang dihasilkan sebatang rokok dapat mencapai 3 – 6%, gas ini dapat di hisap oleh siapa saja. Gas CO mempunyai kemampuan mengikathemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen, sehingga setiap ada asap rokok disamping kadar oksigen udara yang sudah berkurang, ditambah lagi sel darah merah akan semakin kekurangan oksigen, oleh karena yang diangkut adalah CO dan bukan O2 (oksigen). Sel tubuh yang menderita kekurangan oksigen akan berusaha meningkatkan yaitu melalui kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut atau spasme. Bila proses spasme berlangsung lama dan terus menerus maka pembuluh darah akan mudah rusak dengan terjadinya proses aterosklerosis (penyempitan). Penyempitan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana, di otak, jantung, paru, ginjal, kaki, dan saluran peranakan.
  • Nikotin.
    Gbr. Siklus Adiktif nikotin pada Rokok.
    Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 – 3 ng, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 – 50 ng/ml. Pada paru, nikotin dapat menghambat aktivitas silia. Seperti halnya heroin dan kokain, nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif.
    Perokok akan merasakan kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sekali merokok susah untuk berhenti.
    Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan menggumpal dan akhirnya akan menyumbat pembuluh darah yang sudah sempit akibat asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.
  • Tar.
    Gbr. Akibat Tar, Warna Paru-paru Perokok akan Menjadi Hitam
    Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru.
  • Kadmium.
    Kadmium adalah zat yang dapat meracuni jaringan tubuh terutama ginjal.
  • Akrolein.
    Akrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna seperti aldehid. Zat ini sedikit banyak mengandung kadar alcohol. Artinya, akrolein ini adalah alcohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.
  • Ammonia.
    Ammonia merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga jika masuk sedikit pun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.
  • Asam Format.
    Asam format merupakan sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.
  • Hidrogen Sianida/HCN.
    Hidrogen sianida merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan dan merusak saluran pernapasan.
  • Nitrous Oxid.
    Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Nitrous oxide ini adalah sejenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh dokter.
  • Formaldehid.
    Formaldehid adalah sejenis gas tidak berwarna dengan bau tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme hidup.
  • Fenol.
    Fenol adalah campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organic seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan karena fenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.
  • Asetol.
    Asetol adalah hasil pemanasan aldehid (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alcohol.
  • Hidrogen sulfida.
    Hidrogen sulfida adalah sejenis gas yang beracun yang mudah terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).
  • Piridin.
    Piridin adalah sejenis cairan tidak berwarna dengan bau tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alcohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
  • Metil Klorida.
    Metil klorida adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hydrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. Zat ini adalah senyawa organic yang beracun.
  • Metanol. Metanol adalah sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar. Meminum atau menghisap methanol mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian.
Berikut ini adalah ilustrasi kumpulan beberapa zat berbahaya yang ada dalam rokok. Sengaja disajikan ke dalam gambar, agar semua pembaca dapat dengan mudah mengerti.

Gbr. Astaga, Ini Ternyata Zat Berbahaya Pada Rokok

Nah, kalian sudah pada tahu kan za-zat berbahaya yang ada dalam sebatang rokok? Masih mau merokok?

Inilah Info Tentang Rokok

Kenikmatan Merokok, membawa maut..!

Inilah Info Tentang Rokok


Defenisi dan Sejarah.

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, di samping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.

Jenis dan Pengelompokan.

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok. Jenis rokok juga dilihat dari kadar nikotin dan tar nya

Rokok Berdasarkan Bahan Pembungkus.

Klobot : rokok yang bahan pembungkusnya berupa kulit jagung.
Gbr. Klobot

Kawung : rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.

Gbr. Kawung

Sigaret : rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.

Gbr. Sigaret

Cerutu : rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.

Gbr. Cerutu


Rokok Berdasarkan Bahan Baku atau Isi.

Rokok putih : rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
 
Gbr. Rokok Putih

Rokok kretek : rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

Gbr. Rokok Kretek


Rokok klembak : rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.


Gbr. Rokok Klembak

Rokok Berdasarkan Proses Pembuatannya.

1. Sigaret Kretek Tangan (SKT) : rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.


Gbr. Proses Pembuatan Rokok Sigaret Kretek Tangan


2. Sigaret Kretek Mesin (SKM) : rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.



Gbr. Proses Pembuatan Rokok Sigaret Kretek dengan Mesin


Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :

1. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam International, Djarum Super dan lain-lain.

2. Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, L.A. Lights, Surya Slims dan lain-lain.

Rokok Berdasarkan Penggunaan Filter.

Rokok Filter (RF) : rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus.
Rokok Non Filter (RNF) : rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

Dilihat dari komposisinya:

Bidis : Tembakau yang digulung dengan daun temburni kering dan diikat dengan benang. Tar dan karbon monoksidanya lebih tinggi daripada rokok buatan pabrik. Biasanya ditemukan di Asia Tenggara dan India.

Gbr. Bidis

Cigar : Dari fermentasi tembakau yang diasapi, digulung dengan daun tembakau. Adaberbagai jenis yang berbeda di tiap negara. Yang terkenal dari Havana, Kuba.


Gbr. Cigar


Kretek : Campuran tembakau dengan cengkeh atau aroma cengkeh berefek mati rasa dan sakit saluran pernapasan. Jenis ini paling berkembang dan banyak di Indonesia.Tembakau langsung ke mulut atau tembakau kunyah juga biasa digunakan di AsiaTenggara dan India. Bahkan 56 persen perempuan India menggunakan jenis kunyah. Adalagi jenis yang diletakkan antara pipi dan gusi, dan tembakau kering yang diisap dengan hidung atau mulut.

Shisha atau hubbly bubbly : Jenis tembakau dari buah-buahan atau rasa buah-buahan yang disedot dengan pipa dari tabung. Biasanya digunakan di Afrika Utara, Timur Tengah, dan beberapa tempat di Asia. Di Indonesia, shisha sedang menjamur seperti dikafe-kafe.


Gbr. Menikmati Shisha

Demikianlah rokok, salah satu hasil kerajinan tangan manusia yang dapat disajikan menjadi bermacam-macam jenis. Walaupun ada bahaya besar yang mengintai di setiap hisapan asapnya, orang-orang tetap menghisap dan  menikmati asap rokok.

Posting saya selanjutnya akan membahas tentang apa-apa sajakah zat-zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok dan apa-apa saja bahaya nya bagi kesehatan.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok
Gambar : Image Google

Astaga, Inilah Rahasianya Awet Muda Para Artis Ternama...

Astaga, Inilah Rahasianya Awet Muda Para Artis Ternama...


Rahasia Perawatan Awet Muda Para Artis
Rahasia awet muda secara alami dan dengan cara mudah tanpa khawatir efek samping memang mudah dilakukan tanpa mengeluarkan biaya mahal. Tips awet muda sebenarnya telah banyak di bahas berdasarkan pengalaman bagi orang yang memiliki wajah awet muda dan alami. Sebenarnya untuk memiliki tubuh dan wajah yang sehat cantik dan muda alami merupakan sesuatu yang tidak memerlukan biaya mahal untuk perawatannya. Banyak orang yang pergi ke pusat kecantikan dan klinik dengan biaya ratusan bahkan menghabiskan milyaran Rupiah untuk mendapatkan wajah yang muda dan tampil seperti wajah remaja.

Selebritis dan tokoh yang memiliki wajah Awet Muda

Sebelum membahas tips awet muda, ada baiknya kita mengulas beberapa tokoh dan selebriti yang memiliki wajah awet muda dan telah membuktikannya di usia yang tidak lagi muda.

Lihat saja contohnya para artis yang memiliki tubuh ideal dan wajah yang awet muda. Mereka mendapatkan secara alami dan tanpa obat-obatan kimiawi yang judulnya saja membawa manfaat, tapi hanya sesaat. Bahkan efeknya di belakang sangat berbahaya bagi tubuh.

Aktris Senior Widyawati (Lahir Tahun 1950), usia telah lebih dari 60 tahun
Widyawati

Memes (Lahir tahun 1965), usia telah lebih dari 45 tahun
Memes

Hj Mooryati Soedibyo (lahir tahun 1928), Umur telah lebih dari 85 tahun, pemilik Mustika Ratu ini memiliki wajah yang sangat awet muda.
Mooryati Soedibyo

Nia Daniati (lahir tahun 1964) Usia sudah lebih dari 50 tahun, namun masih memiliki wajah yang awet muda.
Nia Daniati

4 Aktris ini memiliki rahasia awet muda yang patut dijadikan contoh bagi anda yang ingin memiliki wajah cantik sampai tua. Tips awet muda dari mereka wajib dipraktekkan karena mereka berhasil tampil awet muda di usia yang tidak muda lagi.


Tips Rahasia Awet Muda

Tips rahasia awet muda dari tokoh dan selebritis di Indonesia memang patut kita jadikan salah satu referensi. Untuk itu berikut adalah tips awet muda dari tokoh dan selebritis di Indonesia.

Tips Awet Muda ala Nia Daniati
Tips awet muda dari artis Nia Daniati adalah minum air putih yang cukup dan berpuasa secara rutin. Selain itu rahasia awet muda dari Nia juga memiliki hati yang bersih. Manfaat air putih memang penting untuk kehidupan manusia, air tidak hanya digunakan sebagai kebutuhan pokok. Banyak yang memanfaatkannya untuk terapi air putih dan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat.

Tips Awet Muda Widyawati
Widyawati merupakan salah satu artis senior yang telah berusia di atas 60 tahun, ia sangat terkenal memiliki wajah yang awet muda. Tips awet muda dari Ibu Widyawati lebih ke pola makan, ia mengatakan bahwa harus lebih banyak makan sayur dan buah. Selain dari makanan sehat, ia juga mengatakan untuk menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga merupakan kunci untuk awet muda.

Rahasia Awet Muda Memes
Memes merupakan salah satu artis senior yang masih memiliki tubuh dan wajah yang sangat awet muda dan seksi. Rahasia awet muda dari Memes adalah tidur yang cukup, manfaat istirahat yang cukup terutama tidur memang sangat penting untuk tubuh yang sehat dan cara awet muda yang ampuh. Selain itu ia juga mengatakan bahwa olahraga dan makanan sehat adalah kunci untuk menjaga tubuh sehat dan bugar.

Rahasia Awet Muda Mooryati Soedibyo
Pendiri mustika ratu ini adalah salah satu tokoh yang fenomenal untuk urusan awet muda, ia masih segar bugar di usia di atas 80 tahun. Ia mengatakan bahwa kunci untuk awet muda sepertinya adalah selalu bersyukur dan merasa bahagia. Tips awet muda dari mooryati ini cukup komplit, ia juga memperhatikan makanan seperti mengurangi konsumsi garam, gula, gajih (lemak), dan gandum yang berlebihan. Selain itu olahraga merupakan kunci utama untuk sehat.

Tips Awet Muda Demi Moore
Siapa yang tidak mengenal artis internasional ini, ia merupakan bintang yang populer dengan peran di film ‘Ghost’. Tips awet muda demi moore ada 2 yaitu tertawa dan tersenyum. Inti dan pemahaman dari kedua bagian ini adalah kebahagiaan, satu satunya cara untuk awet muda adalah dengan kebahagiaan. Hindari stress dan belajarlah cara mengatasi stress jika anda khawatir akan mengalaminya.

Dari uraian dan pengalaman tokoh dan selebritis ini dapat dikatakan tidak ada yang menyarankan untuk melakukan perawatan atau operasi plastik untuk menjadi awet muda. Operasi plastik memang dapat membuat kita awet muda, namun kegagalan dalam sebuah operasi untuk jangka pendek dan panjang tentu tidak dapat di hindari. Jadi cara alami merupakan yang terbaik.

Sumber : Detik Health
Cara Awet Muda Secara Alami dan Mudah


Hal Utama Yang Menjadi Kunci Agar Bisa Awet Muda

Dari rangkuman beberapa tips dari tokoh dan selebriti Indonesia atau dunia ini untuk tampil awet muda memang dapat kita tiru. Rahasia awet muda mereka antara lain adalah sebagai berikut:

1. Rajin Olahraga : 
Olahraga teratur memberi kesempatan untuk hidup sehat dan awet muda.
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Frank E. Schiavone, MD, peneliti dari South Florida Dermatology & Plastic Surgey Center, disebutkan bahwa berolahraga secara teratur dan benar bisa membuat kulit tetap kencang dan awet muda. Hal ini dapat dijelaskan oleh 2 hal berikut.

1. Berolahraga atau melakukan latihan-latihan ringan secara teratur (dan dilakukan dengan benar), dengan sendirinya akan mengeluarkan keringat. Keringat yang keluar dari pori-pori itu juga secara otomatis, memaksa bakteri atau racun yang ada di dalam tubuh atau yang menempel pada kulit menjadi keluar.
2. Dengan melakukan olahraga baik itu ringan ataupun berat, ternyata bisa membantu mengencangkan otot-otot tubuh yang juga secara langsung bisa mengencangkan kulit, sehingga terlihat awet dan mulus.

Yang perlu menjadi catatan, ketika olahraga sebaiknya hindari terpaan sinar matahari secara langsung. Paparan sinar matahari langsung bisa merusak sel-sel kulit menjadi kering dan kasar. Sebab itu, bila olahraga di luar ruangan hendaknya menggunakan krim pelindung yang sesuai dengan tipe kulit Anda.

Manfaat lainnya, olahraga bisa membuat seseorang mudah beristirahat dan tidak mengalami masalah kesulitan tidur.

2. Banyak makan sayur dan buah : 
Konsumsi sayur dan buah segar agar sehat.
Anda penyuka buah-buahan? Beruntunglah jika benar begitu. Buah-buahan segar yang kaya vitamin itu, jika dikonsumsi setiap hari akan membuat tubuh Anda sehat dan bugar. Kandungan antioksidannya juga bermanfaat mencegah penuaan dini.

Antioksidan pada buah, seperti dijelaskan konsultan gizi, dr Samuel Oetoro MS SpGK, berasal dari phytochemical, yaitu zat warna yang melekat di kulit buah. Makin cerah dan kinclong warna buah, makin banyak kandungan antioksidannya. Anda tahu bukan, antioksidan mampu menghambat proses degeneratif alias penuaan. Jadi, jika Anda ingin awet muda, mulailah bersahabat dengan buah-buahan dan rajin mengonsumsinya.
Tahukah Anda, ada 10 jenis buah yang sangat baik dikonsumsi setiap hari, dan kesepuluh jenis buah tersebut sangat berperan dalam proses perawatan anti penuaan. Apa saja buah-buahan itu? Mereka adalah mangga, jambu biji, jeruk, apel, sirsak, stroberi, tomat, leci, anggur, dan plum


3. Raih hidup yang bahagia.
Bahagiakan hidup anda.
Untuk meraih hidup bahagia memang tidaklah semudah yang kita fikirkan. Segala bentuk kebutuhan dunia selalu menumpuk dan jika salah satu atau beberapa dari kebutuhan itu tidak terpenuhi, seseorang akan di serang stress, yang kemudian akan hilang kebahagiaan dalam dirinya.
Tapi untuk meraih tubuh yang awet muda, salah satu resepnya adalah mencapai hidup bahagia? Ya tentu saja. Dengan mengurangi kesedihan, menjauhkan rasa stress atas segala masalah yang dihadapi akan membuat seseorang mengurangi penuaan yang ada pada tubuhnya. Cobalah untuk selalu tersenyum atas segala kesedihan yang menimpa, dan cobalah untuk belajar ikhlas atas segala beban hidup. Itu sudah cukup untuk memulai merasakan hidup bahagia. 

4. Hindari stress
Stress?? Jauhkan hidup anda dari nya....
Sejalan dengan poin 3 diatas. Hidup yang dipenuhi stress akan menghambat kebahagiaan hidup anda. Biarlah segala masalah dalam hidup anda mengalir apa adanya. Ingat saja apa yang dipelajari dalam agama dan kepercayaan spiritual anda, bahwa segala nya sudah ada yang mengatur. Jadi, biarkan masalah datang, hadapi dan tak perlu berlarut-larut dalam masalah atau kesedihan.

5. Tidur yang cukup
Tidur cukup = 8 jam sehari
Menurut jurnal-jurnal kesehatan yang terpercaya dan menurut kata-kata para dokter, bahwa manusia yang normal butuh waktu 8 jam untuk tidur. Tidur yang optimal juga ada kadarnya. Usahakan untuk konsumsi 8 jam waktu anda setiap hari untuk tidur, dan jadikan tidur anda berkualitas. Sehingga cahaya keceriaan akan  terpampang di wajah anda. Itu lah terapi awet muda yang paling cepat tampak hasilnya.

6. Bersyukur akan hidup
Tetap bersyukur. Allah akan memberi mu lebih banyak...
Santai sajalah dalam menghadapi hidup. Dalam ajaran agama anda diajarkan untuk selalu menerima apa yang sudah menjadi ukuran dalam hidup anda. Jangan memaksakan keadaan, memaksakan usaha dan tidak melihat kemampuan diri. Dengan bersyukur, kita akan memperoleh banyak kesempatan untuk hidup bahagia. Tetapi tentu saja bersyukur ini berbeda dengan tidak memaksimalkan usaha. 

7. Tertawa dan tersenyum
Senyum ikhlas dari hati akan jatuh ke hati juga... Keep smile.
Senyum dan tertawa yang cukup dapat membuat panjang umur. Sebuah penelitian yang menemukan orang yang sering senyum dan memiliki senyuman lebih cerah dan lebar memiliki kesempatan hidup 4,9 tahun lebih lama daripada orang yang hanya sedikit senyum dan 7 tahun lebih lama dari mereka yang tidak tersenyum sama sekali.

8. Minum Air Putih Yang Cukup.
Air putih, walau sederhana. Tapi kaya manfaat.
Seseorang yang sering minum air putih 3 liter setiap hari akan terhindar dari penyakit seperti sakit kepala dan gangguan pencernaan. Rasakan bedanya ketika anda minum air putih 3 liter setiap hari selama satu minggu, wajah anda mulai bersinar dan kerutan diwajah anda akan sedikit demi sedikit menghilang. Sel dalam tubuh anda akan segar dan normal kembali. Selain itu, minum air putih 3 Liter setiap hari juga dapat menghilangkan spot hitam pada wajah, menghilangkan kantung mata yang hitam dan juga menghilangkan kerutan pada wajah.

Dari tulisan di atas, dapat kita ambil kesimpulan. Menjadi sehat dan awet muda sebenarnya tidak butuh biaya yang mahal dan ritual yang menyusahkan. Bahkan jauh dari praktik-praktik ala kedokteran yang aneh-aneh dan berbiaya selangit.

Untuk mendapatkan umur yang panjang dan awet muda, hiduplah dengan sehat. Kelak anda akan mendapatkannya.

Mau Tahu, Inilah Kandungan Zat Kimia Dalam Teh

Mau Tahu, Inilah Kandungan Zat Kimia Dalam Teh


Inilah Kandungan Zat Kimia Dalam Daun Teh

Teh (Camellia sinensis) sebagai bahan minuman dibuat dari pucuk muda daun teh yang telah mengalami proses pengolahan tertentu seperti pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis dan pengeringan. Manfaat yang dihasilkan dari rninuman teh adalah memberi rasa segar, dapat memulihkan kesehatan badan dan terbukti tidak menimbulkan dampak negatif. Khasiat yang dimiliki oleh minuman teh tersebut berasal dari kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam daun teh.

Komposisi susunan kimia dalam daun teh sangat bervariasi bergantung pada beberapa faktor yaitu : (1) Jenis klon; 
(2) Variasi musim dan kondisi tanah; 
(3) Perlakuan kultur teknis; 
(4) Umur daun; dan 
(5) Banyaknya sinar matahari yang diterima. 

Kandungan senyawa kimia pada daun teh serta perubahan-perubahan yang terjadi pada senyawa kimia tersebut selama pengolahan, sangat penting diketahui terutama bagi pelaku industri teh seperti pengusaha dan petani sehingga dapat menghasilkan produk teh yang bercita rasa dan beraroma serta berkhasiat tinggi yang dapat bersaing dengan teh produksi luar negeri. Begitupun bagi konsumen teh, dengan pengetahuan tersebut konsumen dapat memilih jenis teh yang tepat sesuai kebutuhannya. 

Oleh karena itu, dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap manfaat kesehatan yang diperoleh dari rninuman teh, maka untuk mewujudkan produk teh dengan kualitas terjarnin, penguasaan tentang bahan baku serta perubahannya selarna proses pengolahan. Tak kalah pentingnya dengan penguasaan teknologi pengolahan itu sendiri. Apalagi saat ini produk teh tidak hanya terbatas pada produk rninuman saja, tetapi telah menjadi salah satu komponen penting pada produk makanan, farmasi, perawatan tubuh dan kecantikan. Produk tersebut di antaranya permen, obat penurun berat badan, pasta gigi, sabun mandi, shampo, krim penghalus kulit dan sebagainya.

Komposisi Kimia Daun Teh Kandungan senyawa kimia dalam daun teh dapat digolongkan menjadi 4 kelompok besar yaitu :

(1) Golongan Fenol; 
(2) Golongan Bukan Fenol; 
(3) Golongan Aromatis; dan 
(4) Enzim. 

Keempat kelompok tersebut bersama-sama mendukung terjadinya sifat-sifat baik pada teh, apabila pengendaliannya selama pengolahan dapat dilakukan dengan tepat.

(1) Golongan Fenol
Golongan fenol yang terdapat dalam daun teh adalah :

1. Katekin

Senyawa Polifenol pada Green Tea
Katekin adalah senyawa metabolit sekunder yang secara alami dibasilkan oleh tumbuhan dan termasuk dalam golongan flavonoid. Senyawa m1 merniliki aktivitas antioksidan berkat gugus fenol yang dirnilikinya.
Struktur molekul katekin memiliki dua gugus fenol (cincin A dan B) dan satu gugus dihidropiran ( cincin C), dikarenakan memiliki lebih dari satu gugus fenol, maka senyawa katekin sering disebut senyawa polifenol.

Katekin pada daun teh merupakan senyawa yang sangat kompleks, tersusun sebagai komponen senyawa katekin (C), epikatekin (EC), epikatekin galat (ECG), epigalokatekin (EGC), epigalokatekin galat (EGCG), dan galokatekin (GC). 

Kandungan total katekin pada daun teh segar berkisar 13,5 - 31% dari seluruh berat kering daun dan kandungan katekin C. sinensis pada varietas assamica selalu lebih besar daripada C. sinensis varietas sinensis.

Senyawa katekin merupakan senyawa yang paling penting pada daun teh, yang berfungsi sebagai antioksidan yang menyehatkan tubuh. 

Hasil penelitian University of Kansas (2007) yang dipresentasikan di American Chemical Society, menyatakan bahwa katekin dalam teh hijau berkemampuan 100 kali lebih efektif untuk menetralisir radikal bebas daripada vitamin C dan 25 kali lebih ampuh dari vitamin E. Selain itu senyawa katekin juga berperan dalam menentukan sifat produk teh seperti rasa, wama dan aroma.
Senyawa katekin dalam reaksinya dengan kafein, protein, peptida, ion tembaga dan siklodekstrin membentuk beberapa senyawa kompleks yang sangat berhubungan dengan rasa dan aroma. Katekin menentukan wama seduhan terutama pada teh hitam, pada proses oksidasi enzimatis (fermentasi) sebagian katekin terurai menjadi senyawa theaflavin yang berperan memberi wama kuning dan senyawa thearubigin yang berperan memberi wama merah kecokelatan.

Selama proses pengolahan teh kandungan katekin akan berkurang. Kandungan katekin akan menga1ami penurunan akibat proses pelayuan, oksidasi enzimatis, penggilingan dan pengeringan. Lihat table 1 dibawah ini untuk membandingkan kadar katekin dan zat fenol lain dalam teh.

Tabel 1. Kandungan Komponen Senyawa Katekin Dalam daun Teh Segar
Penurunan kandungan katekin tertinggi teijadi pada pengolahan teh hitam. Penurunan kandungan katekin yang tinggi pada pengolahan teh hitam merupakan keharusan, mengingat katekin sengaja diubah menjadi theaflavin dan thearubigin untuk menghasilkan cita rasa yang khas.

2. Flavanol
Struktur Senyawa Flavanol 
Struktur molekul senyawa flavanol hampir sama dengan katekin tetapi berbeda pada tingkatan oksidasi dari inti difenilpropan primernya. Flavanol merupakan satu diantara sekian banyak antioksi dan alami yang terdapat dalam tanaman pangan dan mempunyai kemampuan mengikat logam. Senyawa flavanol dalam teh kurang disebut sebagai penentu kualitas, tetapi diketahui mempunya1 aktivitas yang dapat menguatkan dinding pembuluh darah kapiler dan memacu pengumpulan vitamin C. 
Flavanol pada daun teh meliputi senyawa kaemferol, kuarsetin, dan mirisetin dengan kandungan 3 - 4% dari berat kering. 

(2) Golongan Bukan Fenol 

Golongan bukan fenol yang terdapat dalam daun teh adalah :

1. Karbohidrat
Daun teh mengandung karbohidrat meliputi sukrosa, glukosa dan fruktosa. Keseluruhan karbohidrat yang terkandung dalam teh adalah 3 - 5% dari berat kering daun. Peranan karbohidrat dalam pengolahan teh yaitu dapat bereaksi dengan asam-asam amino dan katekin, yang pada suhu tinggi akan membentuk senyawa aldehid yang menimbulkan aroma seperti aroma karamel, bunga, buah, madu, dan sebagainya.

2. Pektin
Pektin terutama terdiri dari pektin dan asam pektat, dengan kandungan berkisar antara 4,9 - 7,6% dari berat kering daun. Dalam proses pengolahan teh, pektin akan terurai menjadi asam pektat dan metil alkohol. Sebagian metil alkohol akan menguap ke udara, tetapi sebagian lagi akan bereaksi dengan asam-asam organik menjadi esterester yang berperan dalam menyusun aroma. Adapun asam pektat dalam suasana asam akan membentuk gel, dimana gel ini berfungsi untuk mempertahankan bentuk gulungan daun setelah digiling.

Selanjutnya gel akan membentuk lapisan di permukaan daun teh, sehingga berperan dalam mengendalikan proses oksidasi. Pada proses pengeringan lapisan gel akan mengering membentuk lapisan mengkilat yang sering disebut bloom dari teh.

3. Alkaloid
Sifat menyegarkan seduhan teh berasal dari senyawa alkaloid yang dikandungnya, dengan kisaran 3 - 4% dari berat kering daun. Alkaloid utama dalam daun teh adalah senyawa kafein, theobromin dan theofolin. Senyawa kafein dipandang sebagai bahan yang menentukan kualitas teh. Selama pengolahan teh, kafein tidak mengalami penguraian, tetapi kafein akan bereaksi dengan katekin membentuk senyawa yang menentukan nilai kesegaran (briskness) dari seduhan.

4. Protein dan Asam-Asam Amino
Kandungan protein dalam daun teh dirasakan sangat besar peranannya dalam proses pembentukan aroma pada teh terutama pada teh hitam. Perubahan utama selama proses pelayuan adalah penguraian protein menjadi asam-asam amino. Asam amino bersama karbohidrat dan katekin akan membentuk senyawa aromatis asam amino, yang berupa senyawa hidrokarbon, alkohol, aldehid, keton, dan ester.

Asam amino yang banyak berperan dalam pembentukan senyawa aromatis adalah alanin, fenil alanin, valin, leusin, dan isoleusin. Adapun kandungan protein dan asam amino bebas pada daun teh adalah berkisar antara 1,4 - 5% dari berat kering daun, dimana kandungan asam amino bebas pada C. sinensis varietas sinensis lebih tinggi daripada C. sinensis varietas assamica, sehingga seduhan C. sinensis varietas sinensis memiliki aroma yang lebih baik.

Kandungan asam amino bebas pada daun teh sebanyak 50% didominasi oleh asam amino L-theanin, sisanya berupa asam glutamat, asam aspartat dan arginin. L-theanin merupakan asam amino yang sangat khas karena hanya ditemukan di dalam daun teh dan beberapa jenis jamur serta beberapa spesies Camellia yaitu C. Javonica dan C. sasanqua. 

Asam amino Lienin telah terbukti mendorong terbentuknya gelombang alpha di dalam otak yang dapat memberikan rasa tenang. Oleh karena itu, meminum teh setelah pulang kerja, saat menerima tamu, bercengkerama dengan keluarga atau tea break saat seminar maupun rapat merupakan kebiasaan yang baik karena aktivitas L-theanin dapat menurunkan ketegangan dan memberikan perasaan rileks.

5. Klorofil dan zat warna yang lain.
Kandungan zat warna dalam daun teh sekitar 0,019% dari berat kering daun. Salah satu unsur penentu kualitas teh hijau adalah warnanya, sehingga klorofil sangat berperan dalam wama hijau pada teh hijau. Dalam proses oksidasi enzimatis pada pengolahan teh hitam, klorofil yang berwama hijau segar mengalami penguraian menjadi feofitin yang berwama hitam, yang paling berperan memberi wama pada produk ini. Adapun sebagian zat wama karotenoid akan teroksidasi menjadi substansi mudah menguap yang terdiri dari aldehid dan keton tak jenuh yang berperan dalam aroma seduhan teh. Sedangkan sebagian lagi karotenoid akan berperan dalam memberi warna kuning jingga.

6. Asam organik
Kandungan asam organik dalam daun teh berkisar 0,5-2% dari berat kering daun. Adapun jenis asam organik yang terkandung dalam daun teh adalah asam malat, asam sitrat, asam suksinat dan asam oksalat. Dalam proses pengolahan teh, asam-asam organik tersebut akan bereaksi dengan metil alkohol membentuk senyawa ester yang memiliki aroma yang enak.

7. Resin
Resin merupakan senyawa polimer rantai karbon, dengan kandungan pada daun teh sekitar 3% dari berat kering daun. Peranan resin dalam pengolahan teh adalah turut berperan dalam membentuk bau dan aroma teh. Adapun peranan lain dari resin adalah meningkatkan daya tahan daun teh terhadap embun beku (frost).

8. Vitamin-vitamin
Pada daun teh terkandung beberapa jenis vitamin antara lain vitamin A, B1, B2, B3, B5, C, E, dan K. Pada umumnya vitamin-vitamin tersebut sangat peka terhadap proses oksidasi dan suhu yang tinggi, sehingga kandungan vitamin tersebut pada teh hijau (tanpa oksidasi) jauh lebih tinggi daripada teh hitam. Selain itu teh hijau mempunyai kandungan vitamin B (B 1, B2, B3 dan B5) sepuluh kali lebih besar dibandingkan dengan yang terdapat pada serealia dan sayur. Begitupun kandungan vitamin C lebih tinggi dari buah apel, tomat ataupun jeruk, sehingga meminum dua cangkir teh hijau akan setara dengan meminum segelas besar jus jeruk mumi. Adapun dalam satu cangkir teh hijau mengandung vitamin E sebanyak 100 - 200 IU dan vitamin K sebanyak 300 - 500 IU.

9. Mineral
Kandungan mineral dalam daun teh sekitar 4 - 5% dari berat kering daun. Jenis mineral yang terkandung dalam daun teh adalah K, Na, Mg, Ca, F, Zn, Mn, Cu dan Se. Dibandingkan dengan mineral lainnya F merupakan mineral yang kandungannya tertinggi dalam daun teh, yang mempunyai fungsi penting dalam mempertahankan dan menguatkan gigi agar terhindar dari karies. 

(3) Senyawa Aromatis

Aroma merupakan salah satu sifat yang penting sebagai penentu kualitas teh, dimana aroma tersebut sangat erat hubungannya dengan substansi aromatis yang terkandung dalam daun teh. Substansi aromatis pembentuk aroma teh merupakan senyawa volatile (mudah menguap), baik yang terkandung secara alamiah pada daun teh maupun yang terbentuk sebagai hasil reaksi biokimia pada proses pengolahan teh (pelayuan, penggulungan, oksidasi enzimatis, pengeringan). Substansi aromatis yang terkandung secara alarniah jumlahnya jauh lebih sedikit daripada yang terbentuk selama proses pengolahan teh. Adapun senyawa aromatis yang secara alamiah sudah ada pada daun teh di antaranya adalah linalool, linalool oksida, pfhenuetanol, geraniol, benzil alkohol, metil salisilat, nheksanal dan cis-3-heksenol. Saat ini telah teridentiftkasi sekitar 638 senyawa yang bertanggung jawab terhadap aroma teh. 

(4) Enzim-Enzim
Enzim yang terkandung dalam daun teh di antaranya adalah invertase, amilase, beta-glukosidase, oksimetilase, protease, dan peroksidase yang berperan sebagai biokatalisator pada setiap reaksi kimia di dalam tanaman. Selain itu terdapat juga enzim polifenol oksidase yang berperan penting dalam proses pengolahan teh yaitu pada proses oksidasi katekin. Dalam keadaan normal enzim polifenol oksidase tersimpan dalam kloroplast, adapun senyawa katekin berada dalam vakuola, sehingga dalam keadaan tidak ada perusakan sel, kedua bahan tersebut tidak dapat saling bereaksi. Enzim lain yang terkandung dalam daun teh yang menentukan dalam pembentukan sifat spesifik teh hitam adalah pektase dan klorofillase yang masing-masing aktif dalam reaksi perubahan pektindan klorofil.


Pengolahan Teh Dengan Kandungan Katekin Tinggi

Sejumlah basil penelitian terkini mendapatkan bahwa katekin merupakan senyawa yang paling bertanggung jawab dalam menimbulkan efek yang menyehatkan dari teh. Di antara semua jenis produk teh, teh hijau yang paling banyak menyita perhatian. Karena kandungan katekinnya yang tinggi, saat ini teh hijau tidak hanya sebagai produk minuman saja, tetapi telah menjadi salah satu komponen penting pada berbagai produk makanan, farmasi, perawatan tubuh dan kecantikan. 

Pusat Penelitian Teh dan Kina telah mengembangkan teknologi proses pengolahan teh hijau berkatekin tinggi (Gambar 3) yang dapat menghasilkan teh ·hijau dengan kandungan katekin yang lebih tinggi 24,5% daripada teh hijau yang dihasilkan oleh pengolahan konvensional. Prinsip dasar pengolahan teh hijau berkatekin tinggi adalah inaktivasi enzim polifenol oksidase melalui pemberian uap panas (steaming) secara merata ke seluruh permukaan daun pada proses pelayuan. Proses penggilingannya merupakan kombinasi antara OTR (open top roller) dan CTC (crushing tearing curling) untuk meningkatkan total padatan terlarutnya. Proses pengolahan ini tidak saja menghasilkan teh hijau dengan kandungan katekin yang lebih tinggi, tetapi Juga menghasilkan teh dengan kemampuan padatan terlarut yang cukup tinggi yaitu 43%, jauh lebih tinggi dengan teh hijau basil pengolahan konvensional yang mempunya1 padatan terlarutnya hanya 33%.


Sumber : http://www.litbang.deptan.go.id/

Nah, Inilah Kandungan Nutrisi dan Manfaat Teh Untuk Kesehatan

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Teh Untuk Kesehatan


Sejarah:

Negeri Cina menjadi tempat lahirnya teh, disanalah pohon teh Cina (Camellia sinensis) ditemukan dan berasal. Tepatnya di provisnsi Yunnan, bagian barat daya Cina. Iklim wilayah itu tropis dan sub-tropis, dimana daerah tersebut memang secara keseluruhan adalah hutan zaman purba. Daerah demikian, yang hangat dan lembab menjadi tempat yang sangat cocok bagi tanaman teh, bahkan ada teh liar yang berumur 2,700 tahun dan selebihnya tanaman teh yang ditanam yang mencapai usia 800 tahun ditemukan ditempat ini.


Legenda menjadi bentuk dokumentasi yang paling tua, dimana diceritakan bahwa Shennong yang menjadi cikal bakal pertanian dan ramuan obat - obatan, juga yang menjadi penemu teh. Dikatakan dalam bukunya bahwa ia secara langsung mencoba banyak ramuan herbal dan menggunakan teh sebagai obat pemunah bila ia terkena racun dari ramuan yang dicoba. Hidupnya berakhir karena ia meminum ramuan yang beracun dan tidak sempat meminum teh pemunah racun menyebabkan organ dalam tubuhnya meradang.

Teh Cina pada awalnya memang digunakan untuk bahan obat – obatan (Abad ke-8 SM), itupun sudah berumur ribuan tahun riwayatnya. Orang – orang Cina pada waktu itu mengunyah teh (770 SM – 476 SM) mereka menikmati rasa yang menyenangkan dari sari daun teh. Teh juga sering kali dipadukan dengan ragam jenis makanan dan racikan sop.

Pada zaman pemerintahan dinasti Han (221 SM – 8 M), teh mulai diolah dengan pemrosesan yang terbilang sederhana, dibentuk membulat, dikeringkan dan disimpan, teh mulai dijadikan sebagai minuman, teh diseduh dan dikombinasikan dengan ramuan lain (misalnya : jahe) dan kebiasaan ini melekat kuat dengan kebudayaan masyarakat Cina. Lebih jauh lagi, teh kemudian digunakan sebagai tradisi dalam menjamu para tamu. Setelah zaman Dinasti Ming, banyak ragam jenis teh kemudian ditemukan dan ditambahkan, teh yang populer nantinya ini banyak dikembangkan di daerah Canton (Guangdong) dan Fukien (Fujian).


Manfaat Teh secara umum untuk Kesehatan:

1. Mencegah & Melawan Sel Kanker.
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa terdapat korelasi tinggi antara minum teh dan pencegahan terhadap kanker, termasuk kanker kulit, payudara, paru-paru, hingga kandung kemih. Hal tersebut karena teh sangat baik dalam melawan radikal bebas –yang merupakan penyebab umum kanker,– melalui kandungan antioksidannya yang sangat tinggi.

2. Kandungan Anti-oksidan Tinggi
Semua jenis teh mengandung flavonoids, senyawa antioksidan yang sangat poweful. Flavonoids secara khusus diketahui dapat membersihkan tubuh dari berbagai zat radikal bebas di dalam tubuh, baik untuk sistem kardiovaskular, dan mampu mencegah kanker serta banyak penyakit lainnya. Selain itu, flavonoids juga sangat baik untuk memperlambat efek penuaan.

3. Memperkuat Kekebalan Tubuh.
Teh dapat meningkatkan sistem imun tubuh karena dapat meningkatkan jumlah sel T di dalam tubuh. Sebuah penelitian di laboratorium juga menemukan bahwa teh mengandung sebuah substansi yang membantu sistem tubuh melawan bakteri, virus dan jamur.

4. Menurunkan Tekanan Darah.
The Archives of Internal Medicine melaporkan bahwa minum teh hitam tiga kali sehari menyebabkan tingkat tekanan darah sedikit lebih rendah selama 6 bulan penelitian. Para peneliti di University of Western Australia menemukan bahwa minum 8 cangkir teh per hari secara signifikan mampu menurunkan tingkat tekanan darah.

5. Menurunkan Berat Badan.
Minum 4 hingga 5 gelas teh perhari mampu membantu dalam menurunkan berat badan, berdasarkan penelitian yang tercatat dalam Journal of Nutrition.

6. Kesehatan Jantung.
Teh dipercaya dapat membantu mencegah pengerasan pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Sebuah studi di European Journal of Clinical Nutrition menghubungkan minum tiga cangkir teh per hari dengan penurunan risiko penyakit jantung. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam teh diyakini memainkan peran penting dalam kemampuan teh untuk melindungi jantung dari penyakit.

7. Menurunkan Kolesterol.
Kandungan antioksidan dalam teh membantu mencegah oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL. Konsentrasi besar polifenol dalam teh dipercaya dapat membantu menghentikan penyerapan kolesterol LDL dan tidak mempengaruhi kadar kolesterol HDL dalam tubuh.

8. Memperkuat Tulang.
Sebuah studi jangka panjang terhadap orang-orang yang memiliki kebiasaan panjang meminum teh, menemukan bahwa teh sangat baik untuk meningkatkan dan memelihara kepadatan dan kekuatan tulang. Secara teratur minum teh selama bertahun-tahun dapat meningkatkan kesehatan tulang secara umum.
Teh, ada manfaat di dalam setiap helai daunnya.

Dalam kehidupan pengobatan dan ilmu kesehatan masyarakat China dan Asia, tanaman teh adalah salah satu tanaman jenis obat-obatan yang penting.

Teh hijau dalam bahasa Mandarin Lu Cha (Pinyin), ryokucha – dalam bahasa Jepang adalah daun tanaman teh yang diolah agar tidak mengalami oksidasi dan dijadikan minuman dengan menyeduh daun teh tersebut. Teh hijau ini adalah minuman yang sangat populer di Asia, terutama di Tiongkok, Hongkong, Taiwan, Jepang dan Asia Tenggara. Belakangan ini juga semakin populer sebagai minuman yang bermanfaat untuk mendongkrak kesehatan di negara-negara barat.

Kita percaya khasiat teh untuk kesehatan banyak sekali. Selain untuk kesehatan, teh juga sangat bermanfaat bagi kecantikan. Hal ini disebabkan teh mengandung banyak sekali zat-zat anti-oksidan yang berfungsi untuk melawan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini. Untuk lebih lengkap nya tentang kandungan senyawa-senyawa apa saja yang terdapat di dalam teh, ada baiklah anda mengulas kembali post saya yang berjudul : 'Kandungan Nutrisi Daun Teh'.

Berikut ini kami akan menyajikan fakta-fakta mengenai manfaat teh hijau bagi kesehatan berdasarkan penelitian-penelitian yang dilakukan beberapa tahun belakangan ini.

  • Penelitian di Hongkong membuktikan bahwa kandungan zat kimia pada teh hijau memilikipotensi mencegah dan mengobati osteoporosis. Epigallocatechin (EGC) yang merupakan salah satu komponen utama dari teh hijau tenyata mampu meningkatkan aktifitas enzim kunci, sehingga mendorong tingkat pertumbuhan tulang hingga 79%, dan EGC ini juga dapat meningkatkan mineralisasi tulang (memperkuat tulang).
  • Penelitian di Taiwan menunjukkan bahwa Teh hijau bahkan mampu mempengaruhi pertumbuhan kanker paru yang diakibatkan oleh rokok.
  • Kanker paru adalah penyebab kematian utama dari semua kanker di Taiwan. Teh hijau yang mengandung polifenol teh yang merupakan antioksidan kuat manjadi tumpuan perhatian karena menunjukkan sifat menghambat pertumbuhan tumor.
  • Penelitian ini melibatkan lebih dari 150 orang pasien kanker paru dan lebih dari 300 orang sehat sebagai kontrol. Pada kedua kelompok (yang merokok dan yang tidak) yang tidak mengkonsumsi teh hijau ditemukan kenaikan risiko kanker paru lebih dari 5 kali lipat dibanding kelompok yang mengkonsumsi teh hijau. Sedang pada peserta yang memiliki kebiasaan merokok terjadi kenaikkan risiko lebih dari 12 kali lipat daripada yang mengkonsumsi teh hijau. Dalam hal ini para peneliti menyatakan genetika juga berperandalam perbedaan hasil ini.
  • Para ahli mengkonfirmasi bahwa kandungan zat sehat pada teh hijau mampu melewati saluran pencernaan masuk kedalam jaringan mata, sehingga memungkinkan melindungi mata dari penyakit glaukoma dan penyakit mata lainnya.
  • Kandungan katekin (segolongan metabolit sekunder yang secara alami dihasilkan oleh tumbuhan dan termasuk dalam golongan flavonoid dan merupakan salah satu antioksidan) pada teh hijau dinyatakan mampu melindungi mata dari beberapa penyakit.Katekin dari teh hijau ini mampu mengurangi risiko stres oksidatif (jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas untuk dinetralkan) pada mata untuk kurun waktu lebih dari 15 jam.
  • Sebuah penelitian untuk mengetahui pengaruh teh hijau pada kanker payudara dilakukan di Tokyo dalam skala besar, lebih dari 50.000 wanita dilibatkan dalam survei ini. Para peneliti menyatakan bahwa konsumsi teh hijau tidak berdampak terhadap kanker payudara dengan kata lain teh hijau tidak terbukti membantu mencegah kanker payudara terlepas dari seberapa banyak konsumsi dan jenis dari teh hijau tersebut. Teh hijau bermanfaat untuk menghindari lonjakan gula darah akibat makanan mengandung tepung (karbohirat).
  • Penelitian pada tikus laboratorium yang diberikan antioksidan yang terdapat pada teh hijau dan secara bersamaan diberikan makanan yang mengandung karbohidrat (pati jagung), tikus tersebut mengalami penurunan lebih kurang 50% dalam peningkatan gula darahnya dibandingkan dengan tikus yang hanya di beri pati jagung saja tanpa antioksidan teh hijau(epigallocatechin).
Artinya untuk manusia, teh hijau membantu menurunkan lonjakan kenaikan gula darah yang disebabkan saat mengkonsumsi makanan mengandung tepung. Dalam hal ini tentu penambahan gula pada teh hijau harus dihindarkan. Secangkir teh hijau akan sangat bermanfaat dikonsumsi setelah makan sepotong roti.

Sebuah temuan baru di Swiss menunjukkan bahwa efek klinis teh hijau yang menjanjikan perbaikan untuk gangguan kognitif, memori, gangguan kejiwaan, serta meningkatkan adaptasi jangka pendek otak.

Nah, setelah anda tahu kandungan nutrisi dan manfaat teh buat kesehatan anda, pasti anda langsung teringat untuk langsung buat teh kan?

Karena memang sudah tidak diragukan lagi, sejak zaman dahulu daun teh telah dipercaya memiliki keistimewaan dibandingkan tanaman lain. Selain diseduh untuk kenikmatan, ternyata daun teh dapat juga dipakai untuk melawan berbagai macam penyakit.

Demikian infonya.

Popular Posts

Powered by Blogger.

Astaga Naga...!!